• Beranda
  • Akhlaq
  • aljazeera
  • alquran
  • Amalan
  • Anak - anak
  • Aqidah
  • BANTAHAN
  • Berita
  • Bid'ah
  • CATATAN PRIBADI
  • Cinta
  • Doa
  • Dunia muslim
  • fatwa
  • FATWA ULAMA
  • Fiqh
  • FIQIH
  • Gaza
  • hijab
  • HIZBIYYAH
  • Hukum
  • ibadah
  • imam
  • Jenazah
  • Jihad
  • Keistimewaan Al-Qur'an
  • Kiamat
  • KISAH
  • kisah nyata
  • Kurban
  • Lailatul Qadr
  • LAIN-LAIN
  • madzhab
  • Muslimah
  • nasihat
  • Niat
  • Nikah
  • pendidikan
  • PENYEJUK HATI
  • Puasa
  • puisi
  • Remajaku
  • Renungan
  • Risalah Ulama
  • ru'yah
  • Safar
  • saudara
  • Sholat
  • suap
  • Surga
  • tatacara
  • taubat
  • Tauhid
  • Tazkiyatun Nufus
  • tips jitu
  • ulama
  • Yahudi

Tausyiah

Berpegang Pada Al-qur'an dan Sunnah

    • Beranda
    • Contact
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Terms of Service
    • Privacy Policy

    Postingan Populer

    Keagungan peranmu dalam hidupku ya Umii

    Muslimah
    Minggu, Februari 10, 2013
    0

    Antara Ucapan Syukran dan Jazakallahu Khairan

    FATWA ULAMA
    Jumat, Oktober 30, 2009
    0

    Peran penting teman dalam hidup kita

    Akhlaq
    Minggu, Februari 10, 2013
    0

    Jangan Biasakan Mencontek!!

    CATATAN PRIBADI
    Minggu, November 01, 2009
    0

    Pede Dong jadi Remaja Muslim!

    Remajaku
    Sabtu, Oktober 22, 2011
    0

    Inilah Sepak Terjang Neo Khawarij DI/TII (6): Tafsir Ayat Hijrah

    Aqidah HIZBIYYAH
    Senin, Februari 22, 2010
    0

    HUKUM SEPUTAR SUAP DAN HADIAH

    Hukum suap
    Selasa, Desember 09, 2008
    2
    Author
    oracle
    Tautan disalin ke papan klip!
    Share Posts "MENJAWAB TELEPON KETIKA SHALAT"
  • Salin link
  • Simpan Ke Daftar Bacaan
  • Bagikan ke Facebook
  • Bagikan ke Twitter
  • Bagikan ke Pinterest
  • Bagikan ke Telegram
  • Bagikan ke Whatsapp
  • Bagikan ke Tumblr
  • Bagikan ke Line
  • Bagikan ke Email
  • HomeFATWA ULAMAMENJAWAB TELEPON KETIKA SHALAT
    MENJAWAB TELEPON KETIKA SHALAT

    MENJAWAB TELEPON KETIKA SHALAT

    Simpan Postingan
    “Sebagian kaum muslimin mengerjakan salah satu shalat di rumahnya, tiba- tiba telepon berdering, dan deringan ini menyibukkan mereka dalam waktu yang lama. Apakah dibolehkan dalam kondisi seperti ini seseorang yang shalat maju atau mundur untuk mengangkat telepon dan dia bertakbir atau mengangkat suaranya ketika membaca bacaannya agar yang menelepon mengetahui bahwa dia sedang shalat, diqiyaskan kepada bolehnya orang yang shalat membuka pintu atau mengangkat suaranya kepada yang bertamu?

    Lajnah menjawab:

    إذا كان المصلي بالحالة التي ذكرت وأخذ التليفون يرن جاز له أن يرفع السماعة ولو تقدم قليلا أو تأخر كذلك أو أخذ عن يمينه أو شماله بشرط أن يكون مستقبل القبلة وأن يقول (سبحان الله) تنبيها للمتكلم بالتليفون لما ثبت في الصحيحين أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يصلي وهو حامل أمامة بنت ابنته فإذا ركع وضعها وإذا قام حملها، وفي رواية مسلم : وهو يؤم الناس في المسجد ولما روى أحمد وغيره عن عائشة رضي الله عنها قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي في البيت والباب عليه مغلق فجئت فمشى حتى فتح لي ثم رجع إلى مقامه ووصفت أن الباب في
    القبلة وما رواه البخاري ومسلم أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: من نابه شيء في صلاته فليسبح الرجال وليصفق النساء
    وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.


    “Apabila orang yang shalat keadaannya seperti yang disebutkan, kemudian telepon berdering, boleh baginya mengambil telepon tersebut meskipun dia harus maju atau mundur sedikit, atau dia mengambilnya dengan tangan kanannya atau tangan kirinya dengan syarat tetap menghadap kiblat sambil mengucapkan “Subhanallah” untuk memberi peringatan kepada orang yang menghubungi lewat telepon. Berdasarkan yang shahih dalam shahih Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam, mengerjakan shalat sambil menggendong Umamah Bintu Zaenab anak beliau, jika beliau ruku’, beliau meletakannya, dan jika berdiri maka beliau mengambilnya kembali. Dalam riwayat Muslim: disebutkan bahwa beliau menjadi imam manusia di masjid. Juga berdasarkan hadits riwayat Imam Ahmad dan yang lainnya dari Aisyah radhiallahu anha berkata: pernah Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam, shalat di rumahnya, dan pintunya dalam keadaan tertutup. Lalu aku datang, maka beliau berjalan hingga membukakan pintu untukku lalu beliau kembali ke tempatnya semula dan Aisyah menyebutkan bahwa pintunya berada di bagian kiblat. Juga diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallah bersabda:

    “siapa yang digangguh sesuatu dalam shalatnya maka hendaknya kaum lelaki bertasbih dan kaum wanita menepuk.”

    Wabillahi At-Taufiq, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad Shallallohu ‘alaihi wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

    Lajnah Daaimahlil buhuts iliyah wal-ifta
    Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah Bin Baaz
    Wakil ketua: Abdur Razzaq Afifi
    Anggota:
    1. 1. Abdullah bin Ghudayyan
    2. Abdullah bin Qu’ud

    diambil dari http://www.salafybpp.com/index.php?option=com_content&view=article&id=113:menjawab-telepon-ketika-shalat&catid=25:fataawa&Itemid=53

    FATWA ULAMA
    Rabu, April 14, 2010 • 0 komentar
    Disclaimer: gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini.
    Tausyiah

    Your description here

    • Ikuti Blog
    Copyright ©2020 - 2021 🔥 Tausyiah.
    • Beranda
    • Cari
    • Posting
    • Trending
    • Tersimpan